Pengalaman Pahit Ikut MMM Indonesia

Posted: May 1, 2016 in Business Online, Community
Tags: ,

Awal mula saya mengenal MMM yaitu dari teman Facebook, sebut saja Jonni. Dia selalu memposting tentang MMM di Facebooknya. Dia juga bercerita bahwa dia mendapat keuntungan sebesar 30% per bulan dari MMM, lengkap disertai bukti transaksi MMM nya. Di sini saya mulai penasaran, sebenarnya apa itu MMM? Kok bisa kita mendapat 30% per bulan tanpa kerja. Berbagai macam pertanyaan terus muncul di benak saya. Akhirnya pada bulan Januari 2014 saya mulai bertanya tentang sistem dan mekanisme MMM. Lalu dia menjelaskan kepada saya semua tentang MMM melalui pesan di Facebook. Pertama saya sempat meragukan kehalalan dari keuntungan MMM tersebut, tapi dia menjelaskan bahwa hasil keuntungan dari MMM itu HALAL.

Berikut ini merupakan informasi yang saya peroleh dari website resmi MMM Indonesia:

Apa itu MMM?

MMM merupakan komunitas orang-orang biasa, yang tanpa pamrih saling membantu satu sama lain, semacam bantuan gotong royong Dana Sedunia. Ini merupakan cikal bakal dari sesuatu yang baru di dunia modern yang tidak berjiwa dan kejam akan uang dan keserakahan. Tujuan di sini bukanlah uang, melainkan untuk menghancurkan sistem keuangan yang tidak adil di dunia.

MMM bukan bank, MMM tidak mengumpulkan uang anda, MMM bukan bisnis online, HYIP, investasi atau program MLM. MMM adalah sebuah komunitas di mana orang saling membantu. MMM memberikan program dasar teknis yang membantu jutaan peserta di seluruh dunia untuk menemukan mereka yang membutuhkan bantuan dan mereka yang siap untuk memberikan bantuan secara GRATIS. Semua dana ditransfer ke peserta lain adalah bantuan yang anda diberikan karena niat baik anda sendiri untuk satu sama lain.

Bagaimana Cara Kerja MMM?

Partisipan A melakukan Provide Help (PH) sebesar Rp 1.000.000, maka bulan depan partisipan A berhak melakukan Get Help (GH) sebesar Rp 1.300.000 (Modal Rp 1.000.000 + Keuntungan 30%). Partisipan A ini mendapat uang sejumlah Rp 1.300.000 dari partisipan lain (bisa dari satu partisipan ataupun lebih). Jadi partisipan hanya mentransfer dananya ke sesama partisipan dan tidak ada pengumpulan uang di satu pihak.

Bonus Refferal dan Manajer

Selain itu ada beberapa bonus yang diberikan MMM kepada partisipan yang sudah menjadi manajer ataupun yang mengajak seseorang untuk gabung ke MMM.

Bonus Refferal sebesar 10% apabila partisipan berhasil mengajak seseorang untuk gabung ke MMM. Misalnya si A mengajak si B. Si B melakukan PH sebesar Rp 2.000.000, maka bonus referral yang didapat si A sebesar 10% dari jumlah PH si B (10% x Rp 2.000.000 = Rp Rp 200.000). Lumayan besar kan? Semakin banyak mengajak orang, semakin banyak bonus yang didapat.

Bonusnya lebih besar lagi jika sudah menjadi seorang Manajer di MMM. Bonus yang bisa didapat manajer yaitu sebesar 5%, 3%, 1% sesuai tingkat manajernya. Misalnya si C manajer 10 (berarti si C punya 10 ref), masing-masing ref melakukan PH sebesar Rp 1.000.000. Jadi perhitungan bonus manajer yaitu:

Total PH 10 orang x Rp 1.000.000 = Rp 10.000.000

Bonus Manajer 5% x Rp 10.000.000 = Rp 500.000

Bonus Refferal 10% x Rp 10.000.000 = Rp 1.000.000

Jadi total bonus yang didapat si C sebesar Rp 1.500.000

LUAR BIASA BANYAK, bukan? Ini baru Manajer 10, belum Manajer 100,1.000,10.000, dst. Berapa bonus yang mereka dapat dari total PH para partisipannya? Sila hitung sendiri.

Saatnya Bergabung Bersama MMM

Nah setelah saya mempelajari info tersebut, saya akhirnya memutuskan ikut bergabung di MMM pada pertengahan bulan Maret 2014 dengan melakukan PH sebesar Rp 100.000. Bulan April berarti saya bisa dapat Rp 130.000, namun sayangnya kelipatan PH GH yaitu sebesar Rp 100.000 jadi saya hanya bisa menarik dana sebesar Rp 100.000, sisa Rp 30.000 nya berada di sistem. (Keuntungan bulan April = Rp 0)

Pada bulan April saya menambah jumlah deposit saya menjadi Rp 500.000 dan bulan Mei saya mendapat Rp 650.000 tetapi hanya bisa ditarik sebesar Rp 600.000. Berarti masih ada sisa Rp 50.000 dan Rp 30.000 = Rp 80.000 di sistem. (Keuntungan bulan Mei = Rp 100.000)

Karena semakin penasaran, akhrinya saya tambah depositnya menjadi Rp 2.000.000 pada bulan Mei. Jadi pada bulan Juni saya bisa dapat Rp 2.600.000. (Keuntungan bulan Juni = Rp 600.000)

Pada bulan Juni saya melakukan PH lagi sebesar Rp 2.000.000, maka bulan Juli saya bisa melakukan GH sebesar Rp 2.600.000. Namun, nasib buruk menimpa. Ketika saya melakukan GH, saya mendapat pengirim abal-abal. Mereka melakukan PH palsu tetapi tidak mentransfer dananya ke saya, alias akun palsu/zonk/abal-abal. Saya panik karena saya belum balik modal. Selama berminggu-minggu saya mendapat akun zonk dan GH saya belum juga cair. Lalu tiba muncul berita di akun MMM saya pada tanggal 28 Agustus 2014 yang menyatakan RESTART.

RESTART 1 (28 Agustus 2014)

For your info: pada akhir Juli merupakan hari Raya Idul Fitri dan banyak orang yang melakukan GH. Restart terjadi ketika jumlah GH lebih besar dibanding PH. Berikut info tentang restart yang terjadi di MMM Indonesia.

R1

Sumber: Akun Pribadi

Yang saya rasakan setelah membaca berita ini adalah sedih dan kesal. Kesal karena uang yang saya kumpulkan selama berbulan-bulan tiba-tiba harus hilang dan dipaksakan harus terima dengan nasib ini. Tidak ada yang bisa saya lakukan lagi karena uang saya tidak bisa cair. Uang tersebut beku dan ketika saya mau melakukan GH tidak bisa (alias jumlahnya 0). Uangnya sih masih tertera di akun, ya tapi tetap saja tidak berguna kalau cuma angka saja. Mereka menjanjikan akan membayar mavro lama partisipan, tapi tidak tahu kapan.

Total kerugian yang saya alami di MMM sebesar Rp 1.250.000 dengan perincian sebagai berikut:

Total PH = Rp 100.000 + Rp 500.000 + Rp 1.500.000 + Rp 2.000.000 = Rp 4.600.000

Total GH = Rp 100.000 + Rp 650.000 + Rp 1.600.000 + Rp 0 = Rp3.350.000

Total Kerugian = Rp 4.600.000 – Rp 3.350.000 = Rp 1.250.000

Setelah menderita kerugian, saya tidak membuka akun MMM lagi karena saya sudah tidak percaya lagi. Bagaimana bisa sistem MMM bisa kebobolan dengan terciptanya banyak sekali akun zonk. Saya menduga ada oknum yang sengaja membuat banyak akun zonk dan melakukan PH fiktif sehingga menyebabkan restart.

RESTART 2 (01 November 2014)

Setelah berbulan-bulan tidak membuka akun MMM, saya terkejut ketika melihat postingan di salah satu grup MMM di Facebook yang menyatakan bahwa MMM Indonesia mengalami restart lagi. Astaga, kerugian di restart 1 saja belum terbayar, lah ini tiba-tiba terjadi restart yang kedua yaitu tanggal 1 November 2014. Untung saya tidak PH lagi. Tapi tetap saja kerugian sebesar Rp 1.250.000 belum terbayarkan. Berikut info  tentang restart 2:

R2

Sumber: Akun Pribadi

Setelah restart ke 2 tidak ada aktivitas apapun di MMM Indonesia. Semua sepi, banyak partisipan yang kecewa, kesal, marah, dan sedih. Masalahnya restar 2 terjadi begitu cepat, 2 bulan dari kejadian restart 1. Ini sungguh aneh!!!

Mavro Lama Telah Cair (12 Januari 2015)

Setelah dua bulan lebih tidak ada aktivitas di akun MMM, tiba-tiba saya melihat sebuah postingan tentang pembayaran mavro lama di salah satu grup Facebook. Sebenarnya saya masih berharap dengan MMM karena uang saya masih nyangkut di sistem. Kemudian saya langsung membuka akun MMM dan ternyata benar ada info tersebut. Jadi mavro lama bisa cair sebesar 30% dari jumlah PH. Berikut info tentang pembayaran mavro lama:

Cair

Sumber: Akun Pribadi

Perasaan senang pun datang seolah menjawab harapan yang telah dinanti-nantikan beberapa bulan lalu, tapi sayang modal saya tinggal sedikit. Uang simpanan tinggal sisa Rp 4.000.000. Demi mengembalikan uang saya yang hilang sebesar Rp 1.250.000, akhrinya saya terpaksa ngutang ke adik saya sebesar Rp 1.000.000. Jadi pada tanggal 20 Januari saya melakukan PH sebesar Rp 5.000.000. Pada bulan Februari saya melakukan GH sebesar Rp 8.000.000 (Modal Rp 5.000.000 + Keuntungan Rp 1.500.000 + Mavro lama Rp 1.500.000). Alhamdulillah akhrinya mavro lama saya cair. Jadi kerugian akibat restart 1 sebesar Rp 1.250.000 telah terbayar lunas.

SLOW MODE (24 Maret 2015)

Saya mulai berpartisipasi lagi di MMM dengan melakukan PH ulang di bulan Februari sebesar Rp 5.000.000. Namun nasib buruk menimpa lagi, ketika saya mau menarik uang saya di akhir bulan Maret, tiba-tiba akun zonk bergentayangan lagi. GH saya belum terbayarkan juga. Dan akhirnya perasaan takut itu pun menjadi nyata setelah salah satu leader MMM menyatakan bahwa MMM dalam kondisi slow mode. Jadi semua GH partisipan tidak bisa cair sampai waktu yang tidak jelas. Saya merasa dikecewakan lagi oleh MMM. Saya benar-benar kesal, masalahnya saya melakukan PH cukup besar yaitu sebesar Rp 5.000.000. Sedih, kecewa, dan pasrah.karena uang Rp 5.000.000 tersebut saya kumpulkan beberapa bulan dengan susah payah. Saya benar-benar panik.

Alasan tiba-tiba kondisi MMM berubah menjadi slow mode sangat tidak jelas. Saya menduga ini akibat dana iklan yang dipakai MMM. Jadi MMM ini beriklan di TV lokal dan itu membutuhkan dana yang cukup besar. Dana tersebut diambil dari PH partisipan dan ditransfer ke rekening yang ditujuk oleh Sergey Mavrodi untuk mengelola dana iklan tersebut. Saya yakin sirkulasi perputaran uang di MMM menjadi kacau akibat dana iklan ini. Saya melihat di grup ternyata dana iklan cukup fantastis yaitu sebesar miliyaran rupiah. Oleh sebab itulah slow mode terjadi karena jumlah GH lebih besar dibanding PH. Uang partisipan banyak dipakai untuk biaya iklan, padahal seharusnya dipakai untuk kesejahteraan partisipan lain.

Diperkenalkan Keuntungan 40%, 50%, dan 100% per Bulan (30 Maret 2015)

Tiba-tiba muncul berita di akun MMM tentang perubahan keuntungan dari sebelumnya 30% per bulan menjadi 40%, 50%, dan 100% per bulan. Partisipan bisa memilih berapa keuntungan yang ingin ia terima. Ini sangat-sangat membingungkan.

Keuntungan Baru

Sumber: Akun Pribadi

Akhirnya saya mulai melakukan PH lagi sebesar Rp 1.000.000 pada tanggal 10 April 2015 dengan memilih keuntungan 100% per bulan. Saya pikir mumpung lagi ada keuntungan 100% per bulan kenapa harus pilih yang 40% atau 50%. Lalu pada tanggal 5 Mei 2015 saya melakukan GH sebesar Rp 1.900.000 dengan sukses. Karena penasaran saya menambah jumlah PH saya menjadi Rp 12.000.000 di bulan Mei. Maka seharusnya saya bisa GH sebesar Rp 24.000.000 di bulan Juni. Namun takdir berkata lain, akun zonk mulai bergentayangan lagi. GH saya berhari-hari mendapat akun zonk dan baru terbayarkan sebesar Rp 2.100.000. Sepertinya banyak yang kecewa karena tidak adanya kejelasan slow mode di mavro dengan keuntungan 30%, sehingga banyak membuat akun zonk dan akhirnya partisipan MMM juga yang dirugikan. Saya panik sekali karena GH saya baru terbayarkan sebesar Rp 2.100.000 dari total PH sebesar Rp 12.000.000 Belum lagi PH saya di mavro 30% sebesar Rp 5.000.000 yang belum cair. Lalu tiba-tiba muncul berita lagi di akun MMM pada tanggal 1 Juli 2015

Slow Mode Telah Dibatalkan (01 Juli 2015)

30

Pada tanggal 1 Juli 2015 modus pelan telah dibatalkan sehingga GH yang tidak mendapat pengirim dari bulan Maret akhirnya mendapat pengirim. Namun MMM malah memasangkan GH tersebut dengan akun zonk. Lagi-lagi sistem benar-benar kebobolan atau memang sengaja memasangkan GH dengan akun zonk. Dan 3 hari kemudian berita terburuk pun datang, yaitu Restar 3. Alasan restart 3 sangat aneh dan akhirnya semua GH saya tidak bisa cair dan kembali menjadi angka yang tidak berguna alias beku. Tidak jelas kapan bisa dicairkan lagi. Niat mau mengembalikan kerugian sebesar Rp 1.250.000 malah mendapat kerugian yang lebih besar. Total kerugian selama ikut MMM Indonesia yaitu sebesar Rp 15.000.000

Restart 3 (04 Juli 2015)

Restart 3

Sumber: Akun Pribadi

Sudah jatuh tertimpa tangga. Saya sedih sekali karena saya menderita kerugian sebesar Rp 15.000.000. Setiap menjelang lebaran pasti MMM Indonesia selalu kacau dan pasti restart. Saya tidak mengambil pelajaran dari kasus tahun lalu. Andai waktu bisa diulang lagi, saya tidak akan coba-coba ikut MMM lagi. Namun semua itu sudah terjadi dan penyesalan pun datang selalu di akhir. Mengenaskan !!!!

Hingga detik ini (30 April 2016) tidak ada kejelasan kapan mavro lama bisa cair. Tapi saya yakin untuk mencairkan mavro lama tersebut, pasti harus PH lagi. Ogahhh, saya tidak mau masuk ke lubang yang sama lagi. Cukup sudah, saya tidak mau kejadian ini terulang lagi. Sekian pengalaman yang bisa saya bagikan dan semoga bisa menjadi pelajaran untuk saya pribadi dan teman-teman yang membaca ini. Jika ada partisipan MMM yang mengalami nasib serupa dengan saya, semoga diberikan keajaiban.

Sulit bagi saya untuk mempercayai MMM Indonesia lagi walaupun ia telah bangkit untuk kesekian kalinya. Bagi saya MMM Indonesia tidak bisa mendengar keluhan dan masukan partisipan. Pasti dan pasti selalau terjadi kebobolan sistem, entah itu akun zonk yang mudah bergentayangan maupun peraturan yang tiba-tiba berubah. Good bye MMM Indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s