5. Manusia dan IPTEKS

Posted: November 3, 2013 in ISBD

MANUSIA DAN IPTEKS (ILMU PENGETAHUAN, TEKNOLOGI, DAN SENI)

UNJ

Disusun Oleh :

MUHAMMAD ARIEF FAUZI

8335123535

ILMU SOSIAL DAN BUDAYA DASAR

S1 AKUNTANSI REG B 2012

 

AKUNTANSI

FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA

2013

 

A. Hubungan Manusia Dengan IPTEKS

Perubahan paradigma ipteks menyebabkan “revolusi” dalam semua bidang kehidupanyaitu  dalam bidang literatur, seni, politik, arsitektur, sosial dan religi.Iptek telah menyebabkan manusia tidak tergantung pada alam. Teknologi-teknologi yang telah membawa perubahan monumental dalam bidang kehidupan manusia adalah jam (membantu manusia masuk dalam konteks waktu); kompas (menolong manusia memasuki medan ruang); teleskop (mendorong manusia untuk melebarkan cakrawala ke ujung kosmis); dan mikroskop (yang telah membawa manusia ke era sub-atomik).

Teori-teori ilmu pengetahuan yang telah membawa revolusi berpikir manusia adalah hokum gravitasi (membawa manusia ke dalam konteks keteraturan dan harmoni jagat); penemuan elektromagnetik (yang membawa revolusi informasi dan mempertanyakan makna jarak); serta teori evolusi (yang membawa kita ke pemikiran tentang pertumbuhan dan tahapan perkembangan).

Manusia, ilmu pengetahuan, teknologi dan seni memiliki hubungan yang unik karena manusia menciptakan ipteks dan manusia juga yang menggunakan ipteks.Sehingga dapat dikatakan bahwa manusia merupakan objek dan subjek dari ipteks.

B. Dampak IPTEKS

Perkembangan dunia ipteks yang demikian pesatnya telah membawa manfaat luar biasa bagi kemajuan peradaban manusia.Jenis-jenis pekerjaan yang sebelumnya menuntut kemampuan fisik yang cukup besar, kini relative sudah bisa digunakan oleh perangkat mesin-mesin otomatis.Sistem kerja robotis telah mengalihfungsikan tenaga otot manusia dengan pembesaran dan percepatan yang menakjubkan.Begitupula dengan telah ditemukannya formulasi-formulasi baru aneka kapasitas computer, seoleh sudah mampu menggeser kemampuan otak manusia dalam berbagai bidang ilmu dan aktivitas manusia.Intinya, kemajuan iptek saat ini benar-benar telah diakui dan dirasakan memberikan banyak kemudahan dan kenyamanan bagi kehidupan manusia.

Walaupun sumbangan iptek terhadap peradaban dan kesejahteraan manusia tidak dapat dipungkiri, namun manusia tidak menolak kenyataan bahwa iptek dapat mendatangkan malapetaka dan kesengsaraan bagi manusia. Adapun dampak positif dan dampak negatif dari perkembangan iptek dapat dilihat dari berbagai bidang, antara lain :

I. DAMPAK POSITIF

1. Bidang Informasi dan Komunikasi

Dalam bidang informasi dan komunikasi telah terjadi kemajuan yang sangat pesat. Dari kemajuan tersebut yang dapat dirasakan dampak positifnya, yaitu :

– Lebih cepat dalam mendapatkan informasi-informasi yang akurat dan terbaru di bagian bumi manapun melalui internet.

– Dapat berkomunikasi dengan teman, maupun keluarga yang sangat jauh hanya melalui handphone

– Mendapatkan pelayanan bank dengan sangat mudah, dan lain-lain.

2. Bidang Ekonomi

Dalam bidang ekonomi, teknologi berkembang sangat pesat. Dari kemajuan teknologi yang dapat dirasakan manfaat positifnya antara lain :

– Pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi

– Terjadinya industrialisasi

– Produktivitas dunia industri semakin meningkat

Kemajuan teknologi akan meningkatkan kemampuan produktivitas industri baik dari aspek teknologi industri maupun pada jenis aspek produksi. Investasi dan reinvestasi yang berlangsung secara besar-besaran akan semakin meningkatkan produktivitas dunia ekonomi.

3. Bidang Industri

Di masa depan, dampak perkembangan teknologi di dunia industri akan semakin penting. Tanda-tanda telah menujukkan bahwa akan muncul teknologi bisnis yang memungkinkan konsumen secara individual melakukan kontak langsung dengan pabrik sehingga pelayanan dapat dilaksanakan secara langsung dan selera individu dapat dipenuhi, dan yang lebih penting konsumen tidak perlu lagi pergi ke toko.

Perkembangan iptek juga berdampak pada penyerapan tenaga kerja dan kualifikasi tenaga kerja yang dibutuhkan.Sehingga hal ini menuntut pekerja untuk selalu menambah skill dan pengetahuan yang dimiliki dalam menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin ketat.

4. Bidang Kedokteran

Selain manjadikan produk kedokteran menjadi komoditi yang dapat dipasarkan, perkembangan teknologi juga mengembangkan fasilitas-fasilitas kedokteran sehingga menghasilkan peralatan medis semakin maju.

Contoh : ditemukannya sinra infra merah untuk kepentingan pemeriksaan organ dalam makhluk hidup tanpa menjalani operasi terlebih dahulu.

5. Bidang Sosial dan Budaya

Akibat kemajuan iptek terdapat beberapa dampak positif dalam bidang sosial dan budaya, antara lain :

– Perbedaan kepribadian pria dan wanita

Banyak pakar yang berpendapat bahwa kini semkain besat porsi wanita yang memgang posisi sebagai pemimpin, baik dalam dunia pemerintahan maupun dalam dunia bisnis.Bahkan perubahan perilaku ke arah yang sebelumya merupakan pekerjaan pria semakin menonjol.

– Meningkatkan rasa percaya diri

Kemajuan ekonomi di nagara-negara Asia melahirkan fenomena yang menarik. Perkembangan dan kemajuan ekonomi telah meningkatkan rasa percaya diri dan ketahanan diri suatu bangsa akan semakin kokoh. Bangsa-bangsa barat tidak dapat lagi melecehkan bangsa-bangsa Asia.

– Meningkatkan kompetensi tajam di berbagai aspek kehidupan sebagai konsekuensi globalisasi, yang akan melahirkan generasi yang disiplin, tekun dan pekerja keras.

6. Bidang Pendidikan

Teknologi mempunyai peran yang sangat penting dalam bidang pendidikan, antara lain :

– Munculnya media massa, khususnya media elektronik sebagai sumber ilmu dan pusat pendidikan. Dampak dari hal ini adalah guru bukan satu-satunya sumber ilmu pengetahuan.

– Munculnya metode-metode pembelajaran yang baru, yang memudahkan siswa dan guru dalam  proses pembelajaran. Dengan kemajuan teknologi, proses pembelajaran tidak harus mempertemukan siswa dengan guru, tetapi bisa juga dengan menggunakan jasa pos internet dan lain-lain.

7. Bidang Politik

– Timbulnya kelas menengah baru

Pertumbuhan teknologi dan ekonomi di kawasan ini akan mendorong munculnya kelas menengah baru. Kemampuan, ketrampilan serta gaya hidup mereka sudah tidak banyak berbeda dengan kelas menengah di negara-negara Barat. Dapat diramalkan kelas menengah baru ini akan menjadi pelopor untuk menuntut kebebasan politik dan kebebasan berpendapat lebih besar.

– Proses regenerasi kepemimpinan

Peralihan generasi kepemimpinan ini akan berdampak dalam gaya dan substansi politik yang diterapkan. Nafas kebebasan dan persamaan akan semakin kental.

– Di bidang Politik Internasional

Di bidang politik internasional, juga terdapat kecenderungan tumbuh berkembangnya regionalisme (tidak adanya batasan). Ditambah dengan kemajuan di bidang teknologi transportasi telah menyebabkan meningkatnya kesadaran tersebut. Kesadaran itu akan terwujud dalam bidang kerjasama ekonomi, sehingga regionalisme akan melahirkan kekuatan ekonomi baru.

 

II. DAMPAK NEGATIF

Disamping keuntungan-keuntungan yang diperoleh ternyata kemajuan teknologi tersebut dimanfaatkan juga untuk hal-hal yang negatif, antara lain :

1. Bidang Informasi dan Komunikasi

– Pemanfaatan jasa komunikasi oleh jaringan teroris

– Penggunaan informasi tertentu dan situs tertentu yang terdapat di internet yang bisa disalahgunakan pihak tertentu untuk tujuan tertentu

– Kerahasiaan alat tes semakin terancam

– Kecemasan teknologi, adanya kecemasan skala kecil akibat teknologi komputer, kerusakan computer akibat terserang virus, kehilangan beberapa file penting dalam computer merupakan beberapa contoh stress yang terjadi karena teknologi. Rusaknya modem internet karena disambat petir.

2. Bidang Industri

– Terjadinya pengangguran bagi tenaga kerja yang tidak mempunyai kualifikasi yang sesuai dengan yang dibutuhkan

– Sifat konsumtif sebagai akibat kompetensi yang ketat pada era globalisasi juga melahirkan generasi yang secara moral mengalami kemerosotan: konsumtif, boros dan memiliki jalan pintas yang bermental “instant”.

3. Bidang Sosial dan Budaya

– Kemerosotan moral di kalangan warga masyarakat, khususnya dikalangan remaja dan pelajar. Kemajuan kehidupan ekonomi yang terlalu menekankan pada upaya pemenuhan berbagai keinginan material, telah menyebabkan sebagian warga masyarakat menjadi “kaya dalam materi tetapi miskin dalam rohani”

– Kenakalan dan tindak menyimpang di kalangan remaja semakin meningkat dalam berbagai bentuk, seperti perkelahian, corat-coret, pelanggaran lalu lintas sampai tindak kejahatan

– Semakin lemahnya kewibawaan tradisi-tradisi yang ada di masyarakat, seperti gotong royong dan tolong menolong yang berperan penting dalam menciptakan kesatuan sosial

– Pola interaksi antar manusia berubah, program IRC, internet dan e-mail telah membuat orang asyik dengan kehidupannya sendiri.

4. Bidang Pendidikan

– Kerahasiaan alat tes semakin terancam

– Penyalahgunaan pengetahuan bagi orang-orang tertentu untuk melakukan tindak kriminal

 

III. DAMPAK SENI

Seni merupakan produk sosial dan sebagai pembentuk peradaban sosial dalam masyarakat, sehingga seni merupakan pemicu ide dan kreatifitas masyarakat dalam menciptakan sesuatu dan juga sebagai penghubung dalam antar budaya yang berbeda coraknya.

Namun karena persepsi setiap manusia berbeda-beda maka seni memiliki dampak negatif yaitu konflik di masyarakat terhadap suatu objek seni yang dapat diartikan berbeda.Seni juga merupakan produk yang dapat dikomersialisasikan sehingga manusia memandang seni bukan hanya sekedar produk sosial lagi tetapisudah menjadi produk yang dapat diperdagangkan.

C. Problematika Pemanfaatan IPTEKS di Indonesia

Manusia sebagai objek dan sunjek dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni menyebabkan manusia selalu mengembangkan kreasinya dalam IPTEKS sehingga manusia semakin dimudahkan dalam mengatasi alam.

Ditinjau dari sejarah IPTEKS, manusia bukan hanya menyumbang kreasi yang semakin maju saja tetapi juga menyumbangkan permasalahan-permasalahan dalam penggunaan IPTEKS tersebut.Contoh : manusia menciptakan kendaraan bermotor untuk kemudahan dan kenyamanan transportasinya tetapi manusia dengan tidak sengaja juga menciptakan permasalahan lingkungan yang cukup pelik akibat penggunaan kendaraan bermotor tersebut.

Di Indonesia sebagai Negara berkembang yang masih belum memiliki kemampuan yang cukup di bidang IPTEK yang mengglobal.Menurut Tumanggor yang tersisa di Indonesia saat ini hanyalah budaya.Dengan keanekaragaman budaya inilah dapat diharapkan timbulnya pengembangan industri kreatif.Pengembangan ekonomi kreatif dapat memadukan unsur ide, seni dan teknologi dan ini perlu dukungan dari berbagai sektor dalam pengembangan ide-ide kreatif dari anak bangsa Indonesia.

Herimanto dalam bukunya menyatakan bahwa Indonesia memiliki masalah dalam pemanfaatan dan kemampuan Iptek yang dijabarkan dalam 8 bidang sebagai berikut :

  1. Rendahnya kemampuan Iptek nasional dalam menghadapi perkembangan global
  2. Rendahnya kontribusi Iptek nasional dalam sektor industry
  3. Belum optimalnya mekanisme intermediasi Iptek yang menjembatani interaksi antara kapasitas penyedia IPTEK dengan kebutuhan pengguna
  4. Lemahnya sinergi kebijakan Iptek, sehingga kegiatan Iptek belum sanggup memberikan hasil yang signifikan
  5. Masih terbatasnya sumber daya Iptek, yang tercermin dari rendahnya kualitas SDM dan kesenjangan pendidikan di bidang Iptek
  6. Belum berkembangnya budaya Iptek di kalangan masyarakat
  7. Belum optimalnya peran Iptek dalam mengatasi degradasi fungsi lingkungan hidup
  8. Masih lemahnya peran Iptek dalam mengantisipasi dan menanggulangi bancana alam

D. Studi Kasus

1. Pacaran Lewat Facebook, Tertipu Rp 1,78 Miliar

Facebook memang dikenal sebagai jejaring sosial untuk menambah banyak teman. Tapi fitur foto dan status penggunanya  membuat banyak orang bisa mengetahui secara langsung kehidupan pribadi dan ragam aktivitas penggunanya. Dengan informasi itu, orang bisa menipu Anda.

Kasus tipu jagat maya yang ini dialami seorang perempuan pengusaha garmen, sebut saja namanya Putri. Perempuan berusia 51 tahun itu mengalami kerugian yang tidak sedikit akibat penipuan yang dialaminya via Facebook. Total dia kehilangan Rp 1,78 miliar. Kasusnya sekarang ditangani Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Menurut pengakuan Putri kepada polisi, semua bermula pada awal Maret 2012, sekitar setahun lalu. Ketika itu, ia diundang seorang pemilik akun Facebook bernama Ray Christofher untuk menjadi teman di jejaring sosial dunia maya itu. Christofher mengaku sebagai seorang tentara Inggris yang sedang bertugas di Kabul, Afganistan. Dari fotonya di Facebook, Ray terlihat tampan dan gagah.

Sejak Putri mengabulkan permohonan pertemanan itu, hubungan antara Putri dan Christofher kian lama kian dekat. Christofher rajin menghubungi Putri lewat telepon yang kodenya +44 yakni kode asal negara Inggris. “Akhirnya mereka ini berpacaran meskipun belum pernah bertemu langsung,” kata Kepala Satuan Reserse Mobile (Resmob) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Herry Heryawan, kepada Tempo, Jumat, 22 Maret 2013.

Suatu hari, Christofher mengaku ingin berinvestasi di Indonesia. Putri sendiri sehari-hari adalah pengusaha garmen siap ekspor yang cukup sukses. Putri pun menyambut baik rencana kekasihnya. Mereka mendiskusikan berbagai kemungkinan bisnis yang bisa mereka kelola di Indonesia.

Pada akhir Juli 2013, Christofher mengaku akan mengirim dana investasinya melalui seorang temannya, Ben Joshua, yang berencana akan datang ke Indonesia. Christofher sendiri berencana akan datang menemui Putri di Indonesia.

Pada hari yang ditentukan, Christofher menghubungi Putri, mengaku sudah mendarat di Bandara Soekarno-Hatta. Sayangnya ada satu masalah: paket uang miliknya ditahan pihak kargo bandara, yang minta uang sogokan. Tanpa pikir panjang, Putri mengirim dana untuk melancarkan paket Christofher. Dia mentransfer dana Rp 46 juta ke nomor rekening perusahaan kargo yang dikirim Christofher.

Lolos dari kargo, kali ini Ben Joshua yang menghubungi Putri. Dia mengaku paket Christofher kini ditahan pihak bea cukai. Petugas bea cukai minta sogokan Rp 250 juta. Putri kembali membayari uang sogokan yang diminta Ben. Penipuan belum berakhir. Terakhir, Ben menghubungi Putri, mengaku paket mereka ditahan Kedutaan Inggris. Untuk meloloskannya, dibutuhkan dana sebesar Rp 570 juta. Semakin lama, jumlah uang yang harus dikeluarkan Putri semakin besar, dan cerita yang dikarang duet Ben dan Christofher semakin tak masuk akal. Berikutnya, Ben mengaku paket investasi mereka ditahan perwakilan International Monetary Fund (IMF) di Indonesia. Untuk menebusnya, Ben minta dikirimi Rp 500 juta. Lagi-lagi permintaan ini pun diikuti Putri.

Terakhir, Ben mengabari paket mereka sudah lolos. Tapi di tengah perjalanan, Ben menelpon lagi. Kali ini, mereka ditangkap Polda Metro Jaya. Seperti biasa, Ben mengaku para polisi ini minta sogokan agar mereka dilepas. Putri diminta menyetor Rp 600 juta. “Total kerugian korban hampir Rp 2 miliar,” kata Kepala Unit III Resmob Polda Metro Jaya Komisaris Jerry Raimond yang menangani langsung kasus tersebut.

Setelah lama menunggu Ben dan Christofher yang tak kunjung tiba, akhirya Putri sadar dia telah tertipu. Dia pun melapor ke polisi. Belakangan, polisi berhasil menciduk Ben dan Christofher. Ternyata mereka bukan bule dari London, tapi orang Nigeria, Liberia dan Kamerun yang sudah lama beroperasi di Indonesia.

2. Pembahasan

Jika kita orang yang gemar berkomunikasi dan menambah teman asing di facebook, akan senang bila mendapat teman yang baik dan menyenangkan untuk diajak bicara, tapi kita juga harus hati-hati bila tidak ingin menjadi seperti Putri yang akhirnya ditipu hingga milyaran rupiah oleh temannya di dunia maya. Mungkin awalnya Putri ingin berkomunikasi, menjalin pertemanan, dan menjalin bisnis dengan temannya di luar sana. Namun, kesalahan Putri adalah dia begitu percaya pada teman yang hanya dikenalnya di dunia maya. Dia tidak mencari tau asal-usul temannya terlebih dahulu. Penipuan yang dilakukan oleh Christofher dan Ben Joshua juga merupakan pelanggaran IPTEKS yang berat.

Kasus diatas memperlihatkan tentang kemajuan IPTEKS yang dimanfaatkan dengan buruk oleh manusia. Di jaman sekarang ini, sudah banyak kasus-kasus penipuan seperti itu, karena banyaknya media sosial yang menawarkan fitur-fitur untuk berkomuni kasi dengan lebih mudah. Tidak hanya antar provinsi tetapi juga antar negara. Sebenarnya hal itu merupakan hal yang bagus jika manusia seperti kita memanfaatkannya dengan positif, seperti untuk menambah teman, memajukan perekonomian, melakukan transaksi jual beli, dll. Namun bukan untuk melakukan penipuan dan merugikan orang lain.

Terlebih lagi jika kita melihat tingkat penggunaan media sosial di Dunia, Negara Indonesia termasuk negara dengan tingkat pengguna media sosial terbanyak. Seperti facebook, twitter, dll. Mengapa hal itu sampai terjadi ? karena rata-rata pengguna facebook di Indonesia mempunyai user facebook lebih dari satu,  dan banyak warga Indonesia yang ingin mencari pasangan melalui facebook, seperti yang dilakukan oleh Putri. Pada umumnya, orang-orang Indonesia juga banyak yang begitu mudah percaya dengan orang-orang yang ditemuinya di dunia maya. Hal tersebut menyebabkan budaya komunikasi kita berubah, dari masyarakat yang suka bersilaturahmi langsung, menjadi masyarakat yang gemar mengirim message di fb.

Adanya kasus diatas dapat memberikan pelajaran untuk kita, bahwa kita harus selektif dalam berteman dan menerima informasi dari dunia maya, agar tidak mengalami penipuan seperti yang terjadi pada Putri. Contoh penipuan ini juga membuat kita tau bahwa tidak selamanya kemajuan ipteks memberikan dampak yang positif namun juga memberikan dampak yang negatif. Dan untuk meminimalisir dampak negatif dari kemajuan IPTEKS, kita harus meningkatkan iman dan takwa kita, serta berpegang teguh pada ideologi dan kepribadian bangsa.

E. Kesimpulan

Pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni tidak lepas dari peran manusia, karena manusia juga berperan sebagai pengguna Ipteks.Sehingga dapat dikatakan manusia sebagai subjek maupun objek dalam pengembangan Ipteks.

Seiring dengan berkembangnya Ipteks maka manusia sebagai pengembang dan penggunanya juga merasakan beberapa dampak atau akibat dari perkembangan ipteks, baik secara positif maupun negative.

Masyarakat Indonesia sebagai salah satu pengguna Ipteks turut terkena dampak positif dan negatif dari perkembangan Ipteks.Menurut beberapa ahli sosiologi dampak negative yang dapat menyebar di masyarakat Indonesia dapat diatasi dengan tetap melaksanakan atau mempertahankan kepercayaan serta kebudayaan bangsa.

Selain itu, kehati-hatian dalam menyaring kemajuan Ipteks yang tersedia juga dibutuhkan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti penipuan dll. Kita juga harus tetap memegang teguh moral Indonesia agar tidak terkikis kemajuan Ipteks yang negatif.

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Timoera, D. A. (2012). Ilmu Sosial Budaya Dasar. Jakarta: Unit Pelaksana Teknis UPT MKU.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s