Manajemen Sumber Daya Manusia Global di PT Allianz Group

Posted: March 10, 2013 in Pengantar Manajemen

MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA GLOBAL DI PT ALLIANZ GROUP

UNJ

MUHAMMAD ARIEF FAUZI

8335123535

INTRODUCTION TO MANAGEMENT

S1 AKUNTANSI REG B 2012

AKUNTANSI

FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA

2013

BAB I

PENDAHULUAN

 

1.1  Latar Belakang  

Pada zaman globalisasi ini banyak perusahaan yang memutuskan untuk membuka cabang perusahaan di negara lain. Hal ini tidak terlepas dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang cepat dalam beberapa tahun terakhir ini yang menyebabkan kemudahan dalam terciptanya pertumbuhan bisnis internasional dan bisa mengembangkan bisnis ke wilayah yang lebih luas lagi.

Persiapan-persiapan yang dilakukan untuk mengembangkan bisnis ke tahap internasional adalah dengan memperhatikan  manajemen keuangan, manajemen operasi, manajemen sumber daya manusia, perencanaan strategis, desain organisasi, pengendalian perusahaan, analisis pasar dan kekuatan-kekuatan persaingan.

Sumber daya manusia (SDM) merupakan salah satu faktor kunci dalam reformasi ekonomi, yakni untuk menciptakan SDM yang berkualitas dan memiliki keterampilan dan berdaya saing tinggi dalam persaingan global yang sangat kompetitif. Kondisi ekonomi di abad 21, ditandai dengan globalisasi ekonomi, merupakan suatu proses kegiatan perekonomian dan perdagangan ketika negara-negara di seluruh dunia menjadi satu kekuatan yang terintegrasi dan tanpa batas teritorial negara.

1.2  Tujuan Penelitian

  • Mengetahui profil perusahaan Allianz, perusahaan asuransi dari Jerman dan cabang perusahaanya di Indonesia
  • Mengidentifikasi orientasi Demografi yang digunakan oleh cabang perusahaan Allianz di Indonesia

BAB II

LANDASAN TEORI

 

2.1. External Environment

Di dalam teori External Environment terdapat 2 elemen, yaitu Organization dan Macro Environment.

a)      Organization adalah elemen yang berhubungan langsung dengan perusahaan, seperti : Suppliers, New Entrants, Buyers, Substitutes, dan Rivals.

b)      Macro Environments adalah elemen yang tidak berhubungan langsung dengan perusahaan tetapi apabila ada perubahan yang terjadi di dalamnya maka perusahaan tersebut akan terkena dampaknya.

Terdapat 5 hal di dalam Macro Environments, yaitu :

1)      Laws & Politics

2)      Economy

3)      Technology

4)      Social Values

5)      Demographics

2.2. Demografi

Demografi yang terkait dengan pandangan perusahaan dalam menentukan pemegan posisi penentu kebijakan di perusahaan cabang terbagi atas 3 jenis, yaitu

a)      Etnosentrik adalah pandangan yang lebih mempercayai orang yang berasal dari negara yang sama dengan perusahaan induknya untuk memegang puncak pimpinan perusahaan.

b)      Polisentrik adalah pandangan yang memberikan kesempatan posisi Top Management-nya untuk diduduki oleh orang dari negara tempat perusahaan cabangnya karena dianggap lebih mengerti kondisi wilayah pasar.

c)      Geosentrik adalah pandangan yang menempatkan seseorang dalam puncak pimpinan tanpa memandang ras dan kebangsaan, melainkan memikirkan kemampuan dari orang tersebut untuk menjalankan bisnis. Pandangan ini dianggap lebih global.

2.3. Managing in The New Era (Faktor : Globalization)

Pada teori ini terdapat 4 komponen penting, yaitu

1)      Isolationism is a thing of the past, there is no border in this world. (tidak ada batasan jarak, waktu ataupun tempat di dunia ini).

2)      Multinasional enterprises have sales office all over the world. (perusahaan multinasional banyak membuka cabang di berbagai belahan dunia ini).

3)      Corporatins use their transnational status to operate beyond the control of national governments.

4)      Even small firms that don’t operate on a global scale must make strategic decision based on international consideration. (perusahaan nasional pun harus menentukan kebijakannya dengan berpikiran secara global).

BAB III

PEMBAHASAN

 3.1. Profil Allianz Group

Allianz merupakan salah satu perusahaan terbesar yang berada di banyak tempat di dunia, bergerak di bidang layanan asuransi dan manajemen aset. Allianz berdiri pada tahun 1890 di Jerman dan merupakan perusahaan yang sangat berpengalaman dan mempunyai posisi finansial yang kuat. Saat ini Allianz beroperasi di lebih dari 70 negara di seluruh dunia dan melayani lebih dari 76 juta nasabah di seluruh dunia. Allianz memberikan perlindungan dan pelayanan kepada nasabah, dimana separuh dari nasabah tersebut termasuk dalam kategori perusahaan Fortune 500.

Di tahun 2010, Allianz Group berhasil membukukan total pendapatan lebih dari 106,5 milyar euro. Allianz merupakan perusahaan manajemen aset terbesar dengan aset pihak ketiga yang dikelola sebesar 1.164 milyar euro pada akhir 2010.

Pada September 2006, kesepakatan merger telah ditanda tangani antara Allianz AG dan RAS Holding S.p.A, dan kemudian Allianz AG merubah namanya menjadi Allianz SE (Societas Europaea) suatu perusahaan Eropa. Menyusul prosedur pendaftaran di Itali dan Jerman, pada 16 Oktober 2006 Allianz SE resmi menjadi perusahaan pertama yang terdaftar di DJ EURO STOXX 50 Index.

3.2. Profil Allianz di Asia Pasifik

Asia Pasifik adalah satu dari tiga regional yang tumbuh pesat di Allianz. Dengan kekayaan kebudayaan, bahasa dan adat istiadat yang beraneka ragam adalah karakteristik dari regional ini. Allianz hadir di Asia Pasifik pada tahun 1917, di pesisir Cina dengan menyediakan asuransi kebakaran dan asuransi jasa pengangkutan.

Di Asia Pasifik, Allianz hadir dalam 15 pasar dengan fokus utama bisnisnya pada asuransi umum, jiwa dan kesehatan, dan manajemen asset. Dengan lebih dari 14.500 staf, Allianz melayani kebutuhan lebih dari 21.5 juta nasabah di kawasan ini. Kemampuan Allianz untuk beradaptasi dengan cepat terhadap kebutuhan local menjadi kunci sukses.

3.3. Profil Allianz di Indonesia

Allianz hadir sejak tahun 1981 melalui kantor perwakilannya di Jakarta. Tahun 1989, PT Asuransi Allianz Utama Indonesia resmi beroperasi memberikan pelayanan di bidang asuransi umum. Di tahun 1996, Allianz melengkapi pelayanan asuransinya di Indonesia dengan mendirikan PT Asuransi Allianz Life Indonesia yang bergerak di bidang asuransi jiwa, kesehatan dan dana pensiun. Pada tahun 2006, kedua perusahaan memulai bisnis asuransi Syariah.

Di tahun 2007, Allianz Indonesia memperkenalkan Allianz Center sebagai sebuah konsep One Stop Solutions, dimana nasabah & agen Allianz bisa mendapatkan pelayanan asuransi di satu tempat. Allianz Center telah beroperasi di Jakarta, Surabaya, Bandung dan Denpasar.

Kini, bersama-sama, Allianz Indonesia hadir di 44 kota dengan 80 titik pelayanan, didukung oleh lebih dari 14,000 agen, dengan sekitar 1,000 karyawan dan mitra perbankan yang solid untuk melayani nasabah kami. Allianz Indonesia memberikan solusi asuransi dari A – Z.

Pada tahun 2010, Allianz Indonesia yang terdiri dari Allianz Utama dan Allianz Life Indonesia mencetak total premi bruto (Gross Written Premium/GWP) sebesar Rp 5,6 trilyun. Saat ini, Allianz Indonesia menjadi salah satu pemimpin pasar yang dipercaya melayani lebih dari 1,8 juta nasabah baik dari individu maupun grup.

3.3.1. PT Asuransi Allianz Utama Indonesia

Berdiri sejak tanggal 21 Desember 1989 memberikan solusi asuransi non jiwa untuk retail, SME dan corporate/industrial customers. Saat ini Allianz Utama Indonesia merupakan perusahaan asuransi umum dengan performa keuangan yang kuat.

Komposisi Kepemilikian Saham

  • Allianz Asia Pasific & Africa GmbH             : 99.76 %
  • PT Kresna Karya                                                 :   0.24 %

Sumber Manajemen

Direktur Utama                      : Daniel Neo

Direktur                                    : Eric Nemitz

Direktur                                    : Muhammad Khoirun

Direktur                                    : Wiyono Sutioso

3.3.2. PT Asuransi Allianz Life Indonesia

Berdiri sejak tanggal 16 Agustus 1996. Kami menyediakan produk Asuransi jiwa dan kesehatan beserta produk-produk kesejahteraan karyawan juga dana pensiun. Kami melayani pelanggan baik individu maupun perusahaan dalam memberikan solusi terhadap masalah finansial. Saat ini Allianz Life Indonesia telah mencapai penjualan yang luar biasa.

Komposisi Kepemilikan Saham

  • Allianz Asia Pasific & Africa GmbH             :  75.00 %
  • PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero)       :  25.00 %

Sumber Manajemen

Direktur Utama                        : Joachim Wessling

Wakil Direktur Utama           : Handojo G. Kusuma

Diretkur                                      : Todd Swihart

3.4. Dewan Komisaris

PT Asuransi Allianz Utama Indonesia

Komisaris Utama                   : Heinz Walter-Dollberg

Wakil Komisaris Utama      : David Lawrence Fried

Komisaris                                 : Peter Huber

Komisaris Independen       : Arif Firman

PT Asuransi Allianz Life Indonesia

CEO                                             : Joachim Wessling

Komisaris Utama                  : Heinz Walter-Dollberg

Wakil Komisaris Utama     : Kamesh Goyal

Komisaris                                : Peter Huber

Komisaris                                : Wiyono Kurniawan  Sutioso

Komisaris                                : Arif Firman

3.5. Pembahasan

Berdasarkan struktur organisasi pada PT Asuransi Allianz Utama Indonesia komisaris utama yang bernama Heinz Walter-Dollberg dan wakil komisaris utama yang bernama David Lawrence Fried adalah warga negara Jerman. Ini membuktikan bahwa perusahaan ini memiliki orientasi Etnosentrik karena hampir semua jabatan Top Managernya dipegang oleh warga negara Jerman (warga asal perusahaan induk) sedangkan warga negara Indonesia (Arif Firman) hanya menjabat sebagai Komisaris Independen.

Pada PT Asuransi Allianz Life Indonesia mayoritas juga dipimpin oleh warga negara Jerman seperti Direktur Utama dan CEO (Joachim Wessling), Komisaris Utama (Heinz Walter-Dollberg) dan  Wakil Komisaris Utama (Kamesh Goyal). Ini membuktikan juga bahwa perusahaan ini memiliki orientasi Etnosentrik karena semua jabatan Top Managernya dipegang oleh warga negara Jerman.

BAB IV

KESIMPULAN

 

4.1. Kesimpulan

1. Orientasi Demografi Perusahaan

PT Asuransi Allianz Utama Indonesia dan PT Asuransi Allianz Life Indonesia menggunakan orientasi Etnosentrik karena sebagian besar atau mayoritas posisi Top Managernya dipimpin oleh warga negara Jerman atau warga asal perusahaan induk Allianz Group.

2. Managing in The New Era

Perusahaan induk Allianz Group terbukti telah menggunakan konsep Globalization dalam teori Managing in The New Era karena perusahaan ini merupakan perusahaan multinasional yang cabangnya sudah tersebar di lebih dari 70 negara di seluruh dunia dan melayani lebih dari 76 juta nasabah di seluruh dunia

DAFTAR PUSTAKA

 

Donald A. Ball, Wendell H. McCulloch. (2001). International Bussiness. (S. M. Syahrizal Noor, Trans.) Jakarta: Salemba Empat.

Thomas S. Bateman, Scott A. Shell. (2010). Management: The New Competitive Market. McGraw-Hill College.

http://www.allianz.com

http://www.allianz.co.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s